Senin, 30 Maret 2015

Komunitas Mobil Toyota Menjamur di Sumatera

Jakarta, KompasOtomotif – Sebagai perpanjangan tangan Toyota Astra Motor (TAM), dealer utama jaringan pemasaran juga berperan membantu perkembangan komunitas pemilik mobil Toyota. Kelompokdealer terbesar TAM, Auto2000, mencatatat ada 89 komunitas di seluruh wilayah cakupannya.

Auto2000 menguasai 70-80 persen jaringan pemasaran TAM, memiliki 184 outlet kecuali di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, Jambi, Riau, Bengkulu, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Auto2000 mendata untuk wilayahnya pada 2012 hanya ada 26 komunitas mobil Toyota, lalu berkembang menjadi 57 komunitas pada 2013. Data terakir pada 2014 menunjukan perkembangan pesat, sekarang total komunitas Toyota berjumlah 89.

Kemas Henry Kurniawan Communication & Digital Marketing Department Head Auto2000 membeberkan wilayah yang paling berkembang adalah Sumatera, terutama di Lampung dan Padang. Kini Lampung punya 18 komunitas, bertambah 10 dari data pada 2013. Sementara di Padang pada 2014 muncul sembilan komunitas baru, sekarang jumlahnya mencapai 12 komunitas.

Total di seluruh Sumatera mencapai 36 komunitas, jumlah ini bahkan lebih banyak dari Jakarta dan Jawa Timur yang masing-masing tercatat 16 komunitas.
“Itu menunjukan Jawa dan Sumatera orang yang punya mobil baru dan mencari komunitas memang sedang berkembang. Berarti ada sesuatu yang perlu diapresiasi,” ujar Kemas kepada KompasOtomotif, Kamis (8/1/2015).

Kemas mengatakan Auto2000 mendukung klub-klub lama dan baru, termasuk di dalamnya adalah Toyota Kijang Club Indonesia, Avanza Xenia Indonesia Club, Innova Community, Terios Rush Club Indonesia, Great Corolla Club, Altis Indonesia Community, Indonesia Kijang Club, Indonesian Corolla Club, Toyota Soluna Vios Club, Toyota Avanza Club Indonesia, Toyota Yaris Club Indonesia, Velozity, dan berbagai komuitas regional.
Perkembangan komunitas Toyota di Indonesia bertumbuh seiring meningkatnya loyalitas terhadap merek dan kedatangan model baru.

“Kalau kita fungsinya hanya men-support TAM, kontrolnya tetap dari TAM, pendaftaran dan lain sebagainya dari TAM. Selama ini benefit buat klub hanya berdasarkan kedekatan dengan dealer, sekarang kami sedang mengusahakan ada program baru,” tutup Kemas.
Read More

Ratusan Ribu Mobil China Bermasalah

Shanghai, KompasOtomotif - Enam pabrikan lokal China tersandung masalah terhadap total lebih dari 300.000 unit mobil yang dipasarkan. Seluruhnya diduga mengalami kerusakan pada pompa bensin (fuel pump) yang berakibat kebocoran.

Kesimpulan ini disampaikan Lembaga Pengawas China, General Administration of Quality Supervision, Inspection and Quarantine dalam situs resminya, dilansir Reuters (2/1/2015). Keenam produsen ini sama-sama menggunakan pasokan komponen dari United Automotive Electronic Systems Company Limited

United Automotive Electronic Systems merupakan perusahan gabungan antara prinsipal asing Robert Bosch (dari Jerman) dan Zhong-Lian Automotive Electronics Company Limited. Keenam pabrikan yang bermasalah, antara lain Chongqing Changan Automobile Co Ltd, Beiqi Foton Motor Co Ltd, dan Zhejiang Geely Holding Group Co Ltd  menarik total 304.935 unit kendaraan di China. 

Juru bicara United Automotive di AS mengatakan, pihaknya mengetahui rencana kampanye tersebut, tetapi belum bisa berkomentar banyak.
Read More

Kokpit Canggih ala Volkswagen Golf R Touch

Wolfsburg, KompasOtomotif – Volkswagen (VW) merilis konsep baru untuk interior mobil. Golf R Touch pun ditunjukkan sebagai etalase visi perusahaan menghadirkan kabin mobil generasi baru yang terkoneksi secara elektronik dengan banyak sensor.

Kamera ganda akan terus memonitor semua pergerakan dalam interior, fokus utamanya tertuju pada gerakan tangan. Kolaborasi antara kamera tiga dimensi dan beberapa sensor gerak, memungkinkan pengemudi mengontrol banyak fungsi melalui gerakan tangan ketimbang interaksi fisik dengan tombol.

VW cukup berani menunjukkan teknologi ini, mengingat banyak pengamat meragukan efektivitasnya. Para kritikus juga sempat mencemooh teknologi gerakan tangan ini karena kadang kurang intuitif atau bahkan tidak akurat. Alhasil, teknologi ini justru mengganggu pengendara.

Kendati demikian, VW mengklaim sudah menemukan pendekatan serta teknologi untuk mengatasi permasalah tersebut.
LeftlanenewsTampang VW Golf R Touch.
”Tim pengembangan pada Golf R Touch mengejar target memproduksi interior dan konsep infotainment yang kelihatannya kontradiktif dengan keinginan banyak orang. Namun konsep ini dikejar demi memberikan personalisasi maksimum dan mengurangi gangguan untuk pengemudi,” tegas VW dalam pernyataan resmi.

Selain menggunakan kontrol gerak dalam mengaktifkan banyak fungsi, penumpang juga bisa berinteraksi dengan layar infotainment sentuh 12,8 inci. Ada juga pusat kendali delapan inci yang bisa disentuh untuk banyak fungsi, seperti menyalakan AC, media, dan sebagainya. Belum cukup, ada layar 12,3 inci yan bisa dipakai untuk mode berbeda.

VW belum mengonfirmasi soal rencana produksi Golf R Touch, meski sistem baru tersebut layak disajikan sebagai perkembangan teknologi masa depan yang dibawa ke masa kini. Saat ini, VW masih fokus untuk menhadirkan sistem konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay sebelum akhir tahun ini.
Read More

Minggu, 29 Maret 2015

Analisa Desain Wajah Mitsubishi Lancer Terbaru

Singapura, KompasOtomotif – Kembali ke November 2014, saat dilaporkan bahwa Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menumpahkan ide membuat sedan segmen-C, dibangun dari basis Renault-Nissan sebagai pengganti Mitsubishi Lancer.

Dari laporan itu, terindikasi bahwa Renault-Nissan dan MMC setuju untuk bekerjasama membuat dua model. Pertama akan berbasis dari Renault Latitude untuk pasar Amerika, dan kedua akan mejadi model global (Lancer) yang menantang Mazda3 dan Honda Civic.

Jauh dari gambaran soal tampang, namun sudah menggelitik para ilustrator untuk merekayasa. Salah satunya adalah Theopilus Chin, ”automotive manipulator” asal Kuala Lumpur Malaysia yang saat ini menetap di Singapura, memberikan ide rekyasa tampang Lancer terbaru.
Theopilus ChinBagian belakang rekayasa digital MItsubishi Lancer.
Berdasarkan dari basis model tersebut, Theophilus Chin merekayasa dengan menggabung-gabungkan ciri khas mobil Mitsubishi. Misalnya garis bodi diambil dari Outlander PHEV Concept-S, mulai dari bagian depan ”X-shaped”, lampu, sampai kombinasi lampu belakang.

Garis bodi cukup kekar, tapi sedikit ada kemiripan dengan Honda Civic. Di belakang muncul difusser untuk menambah unsur aerodinamika.

Lancer memang butuh penyegaran. Di beberapa kawasan model ini kalah telak dengan pemain lain di kelasnya. Dengan tampang dan imagebaru, MMC cukup berharap mendapat berkah baru.
Read More

Honda Pilih BeAT eSP Pop untuk Topang Ekspor

Jakarta, KompasOtomotif - PT Astra Honda Motor (AHM) sudah memastikan diri siap mengekspor sepeda motor secara utuh (CBU) dari pabrik Karawang, Jawa Barat menuju Filipina, mulai tahun ini (2015). Tapi, ketika pengumuman itu dilakukan Honda masih belum mau membeberkan jenis sepeda motor mana yang mau diekspor, kiniKompasOtomotif sudah mendapat bocorannya.

"Kami akan ekspor yang ini (menunjuk ke varian) BeAT eSP Pop, rencananya ke Filipina," jelas David Budiono, Direktur Produksi, Rekayasa, dan Belanja AHM kepada KompasOtomotif, belum lama ini.

Sebelumnya, Prijono Sugiarto, Presiden Direktur PT Astra International Tbk menyampaikan kalau AHM siap ekspor skutik 40.000-50.000 unit ke Filipina.

Lantas, apakah akan ada perbedaan antara BeAT eSP ekspor dengan yang dipasarkan di dalam negeri? David menjelaskan, akan ada beberapa sentuhan tampilan berbeda, terutama dalam hal penampilan. Namun, soal teknologi eSP, dipastikan akan menawarkan kelengkapan sama dengan produk lokal.

Basis Ekspor
AHM tengah menyiapkan Indonesia sebagai basis produksi beberapa model sepeda motor untuk wilayah regional. Selain Filipina, AHM mengaku masih mengaji negara lain untuk dijadikan tujuan ekspor.

Menariknya, dari informasi yang diperoleh KompasOtomotifmenyatakan kalau, AHM tengah menyiapkan model sport baru untuk Indonesia dan menjadi satu-satunya basis produksi di dunia. Artinya, Indonesia akan menyuplai sepeda motor sport itu ke pasar global. Isunya lagi, model sport itu akan dibekali mesin dua silinder berkapasitas 250 cc.
Simak terus perkembangannya di KompasOtomotif!
Read More

Kamis, 15 Januari 2015

Ini Kecepatan Maksimal Kawasaki H2R

California, KompasOtomotif – Kawasaki H2R yang saat ini lagi ”hip” dan sedang dipamerkan di Intermot, Cologne, Jerman, ternyata sudah mulai dites dan digeber para test driverprofesional. Bermodalkan tenaga mencapai 300 tk, sepeda motor ini membuktikan kekuatannya dan menegaskan bukan untuk dipakai kalangan biasa di jalanan umum.

”Saya bisa menembus kecepatan 332 kpj,” ujar Jeremy Toye, salah satu test rider Kawasaki di akun Instagramnya. Pernyataan itu dibarengi dengan gambar Kawasaki H2R, dan diunggah pada Jumat, 3 Oktober lalu. ”Sayap pada kepalanya sangat berfungsi,” imbuh Toye.

Kecepatan itu juga membuktikan bahwa sepeda motor ini khusus dibangun untuk kepentingan balap, pengetesan, atau pecinta kecepatan. Angka yang dibubuhkan Toye seakan mematahkan semacam perjanjian tak tertulis antar produsen sepeda motor Jepang yang membatasi kecepatan sepeda motor maksimal 210 mph atau 300 kpj.

Mendukung catatan itu, dalam akun Instagram lain yang di-posting oleh test rider Kawasaki Motors Corp USA, Derek Keyes, mengunggah foto helm dengan bercak darah. ”Pekerjaan yang membahayakan. Menabrak burung dalam kecepatan 200 mph (sekitar 310 kpj). Terima kasih untuk@shoeihelmetusa yang membuat helm tangguh dan menjaga keselamatan saya di semua aspek!” kata Keyes.

Di Facebok, Keyes menjelaskan bahwa kecepatan tersebut berhasil diraih di trek khusus Marysville, Ohio, dengan bentuk oval, tepatnya di Transportation Research Center.

Kecepatan H2R sudah mulai terkuak. Tentu yang lebih bikin penasaran saat ini adalah seberapa kencang H2 yang dilegalkan untuk jalanan umum. Versi yang lebih ramah ini akan dirilis di EICMA, Milan, November 2014.
Read More

Helm Arai Resmi Berlogo SNI

Bogor, KompasOtomotif – Mulai November 2014, PT Putra Prima Glosia akan resmi mendistribusikan helm asal Jepang, Arai, yang sudah memiliki logo SNI (Standar Nasional Indonesia).

Hal ini tekuak dari kehadiran helm Arai tipe RX-7 RR5 dengan logo timbul SNI yang dipamerkan di stan Cargloss saat acara Track Day R-Series di sirkuit Sentu, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/10/2014).
Irwansyah dari divisi pemasaran Putra Prima Glosia mengatakan, sama seperti produk helm impor lainnya yang dipasarkan di Indonesia, prinspial Arai Helmet Limited sudah setuju memproduksi helm berlogo SNI untuk dipasarkan di Tanah Air. Pengenalan resmi akan dilakukan di Indonesia Motorcycle Show pada 29 Oktober 2014.
“Itu tandanya sudah resmi. Sebagian besar helm yang akan kita jual telah memenuhi SNI dan standar SNELL,” terang Irwansyah.
Namun, helm Arai SNI dijual lebih mahal. RX-7 RR5 yang sebelumnya dilego Rp 8 juta naik menjadi Rp 8,64 juta. Dijelaskan, kenaikan tersebut menyesuaikan regulasi SNI dan helm yang akan dipasarkan telah memiliki standar SNELL untuk 2015. Produk-produk helm Arai yang dijual sebelumnya menggunakan standar Snail 2010.
“Kita hanya jual di dua toko, yaitu Proriders dan Juragan Helm. Untuk meningkatkan kualitas, Desember nanti kami akan kirimkan lima orang untuk training langsung di Jepang,” pungkas Irwansyah.
Read More