Kamis, 24 Juli 2014

Dari Bali, Kendalikan Dua Astronot

Jeemba Studio via Segitiga.net
Stereoid

Selama Ramadhan 2014, KompasTekno bekerja sama dengan Segitiga.net menghadirkan "Gamebuburit", seri artikel yang menampilkan game-game seru untuk mengisi waktu sebelum berbuka puasa.

KOMPAS.com - Salah satu developer dari Bali, Jeemba Studio membuat sebuah game yang tidak memiliki kemiripan dengan Flappy Bird, tapi memberikan sebuah pengalaman yang lebih menantang yaitu Stereoid. Stereoid adalah sebuah vertical platformer game yang dapat dimainkan di Android.

Dalam bermain, kamu hanya perlu menggerakan sang astronot yang sedang terbang menghindari Asteroid yang menghalangi jalan. Sekalinya kamu mengenai asteroid tersebut maka kamu akan langsung kalah. 

Tidak hanya sekedar menghindari, kamu juga mengendalikan 2 astronot sekaligus, hanya saja astronot lainnya bergerak berlawanan arah dengan astronot utama. Hal ini yang menjadi tantangan dalam bermain Stereoid.

Senin, 30 Juni 2014

Inilah Aplikasi Penunjang Gaya Hidup Modern

TEMPO.CO Jakarta: Berbagai aplikasi yang dapat menunjang gaya hidup modern kini bertebaran. Para pemilik ponsel pintar dan sabak digital bisa dengan mudah mengunduhnya di toko aplikasi online. Aplikasi tersebut berkaitan dengan aplikasi pemesanan hotel dan tiket pesawat atau kereta api serta urusan kecantikan.

Ulasan iTempo kali ini menampilkan tiga aplikasi gaya hidup untuk berbagai sistem operasi, seperti Android atau iOS. Ketiganya adalah aplikasi kuliner OpenSnap, aplikasi wisata Tiket.com, dan Beautystylish untuk kecantikan.

Pemerhati e-commerce, Rama Mamuaya, mengatakan pendiri laman jual-beli tiket perjalanan dan pemesanan hotel perlu modal besar. Karena mereka harus bekerja sama dengan banyak pihak, antara lain maskapai penerbangan dan jaringan hotel.

:: OpenSnap

OpenSnap adalah aplikasi kuliner yang memberi kesempatan kepada para pengguna Android dan iOS untuk membuat album foto pribadi tentang makanan. Pengguna juga dapat berbagi informasi tentang makanan favorit mereka dengan kerabat dekat, kapan pun dan di mana pun.

OpenSnap pertama kali diperkenalkan di Hong Kong. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya mencari lokasi restoran daridatabase yang berisi lebih dari satu juta ulasan restoran di kawasan Asia.

Chef Farah Quinn didapuk sebagai duta OpenSnap di Indonesia. Saat acara peluncuran pada pertengahan April lalu, Farah mengunggah 18 jenis makanan dari restoran favoritnya dan makanan yang dibuatnya sendiri untuk anaknya, Orman, 7 tahun, antara lain burger,pancake, dan hot dog.

Farah mengatakan pengguna OpenSnap dapat berbagi soal makanan favorit mereka dan pada saat bersamaan juga dapat mengakses informasi tempat makanan. "Semuanya dalam satu klik,” kata dia.

Product Manager OpenSnap, Jenna Sung, mengatakan aplikasi tersebut berbeda dengan Instagram, karena OpenSnap paling tidak dilengkapi dengan tiga fitur utama. Pertama, Anda dapat menciptakan foto sendiri, mengunggahnya disertai komentar dan stiker lucu.

Kedua, aplikasi ini memberi kemudahan saat Anda ingin mencari informasi tentang restoran terdekat dengan mengklik “nearby” serta makanan dan asal makanan berdasarkan negara. Terakhir, OpenSnap mengulas lebih dari satu juta restoran di Asia.

“Dengan OpenSnap, para pencinta sajian kuliner dapat terhubung dengan komunitas pencinta kuliner yang lebih luas, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh Asia,” kata Jenna, asal Hong Kong, yang baru dua kali berkunjung ke Jakarta.

:: Tiket.com

Sesuai dengan namanya, situs perjalanan ini menyediakan pemesanan tiket pesawat dan kereta api secara online. Anda dapat menemukan tiket pesawat dari beragam maskapai penerbangan nasional.

Namun untuk tiket kereta api jarak jauh pilihannya terbatas dari Jakarta ke Cirebon dan Yogyakarta. Adapun untuk jarak dekat tersedia pilihan tiket kereta api Kebumen-Yogyakarta dan Lahat-Palembang.

Meski mengunggulkan tiket transportasi, situs ini juga menghadirkan pilihan untuk menginap di hotel dan penyewaan kendaraan. Pilihan hotelnya pun variatif, dari yang tarif semalamnya di bawah Rp 200 ribu hingga bertarif di atas Rp 1,5 juta.

Jika Anda masih ragu untuk bepergian, cobalah tengok blog yang terdapat di situs ini. Dalam blog tersebut, terdapat informasi mengenai tempat wisata yang ada di seluruh Indonesia. Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam memilih tempat tujuan atau sekadar mencari referensi.

Berdasarkan pengamatan Tempo, Tiket.com memiliki penampilan yang menarik dalam menyajikan informasi. Foto dan ringkasan mengenai sebuah tempat cukup lengkap.

Seperti umumnya e-commerce yang sedang tumbuh, Tiket.com juga tersedia dalam bentuk aplikasi perangkat bergerak. Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play secara gratis.

Pemerhati e-commerce, Rama Mamuaya, mengatakan, untuk mendirikan situs jual-beli yang berfokus di perjalanan, modal yang dianggarkan terbilang besar. Sebab, pendiri harus bekerja sama dengan banyak pihak, antara lain maskapai penerbangan dan jaringan perhotelan.

“Jika sudah cukup kuat, nantinya akan menentukan apakah e-commerce ini akan dikembangkan untuk skala yang lebih besar atau tidak,” kata dia.

Pendiri situs DailySocial ini menyebutkan strategi penjualan tiket atau tarif hotel murah dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung situs perjalanan. Namun yang harus diingat adalah bagaimana sebuah situs e-commerce membangun kepercayaan.

:: Beautylish

Aplikasi ini ditujukan bagi wanita yang gemar memperhatikan penampilan, terutama untuk urusan berdandan. Ada beragam tip untuk memoles penampilan, seperti menggunakan eye shadowblush onlipstickeyeliner, hingga cat kuku. Ada juga cara menata rambut.

Berdasarkan pengamatan Tempo, aplikasi ini cukup menarik, seperti layaknya tutorialmake-up di sebuah majalah. Setiap jenis produk yang digunakan disertai dengan keterangan mereknya sehingga pengguna bisa memperoleh referensi jika ingin menggunakan produk tersebut.

Dalam aplikasi ini terdapat ulasan mengenai tren tata rias dari berbagai penjuru dunia. Contoh yang ditampilkan di lamannya adalah Japan Summer Style Nail Polish atau tren cat kuku musim panas di Jepang.

Untuk sementara, aplikasi ini baru bisa diunduh oleh perangkat berplatform iOS melalui toko aplikasi iTunes. Situs CheatSheet menempatkan Beautylish sebagai salah satu aplikasi kecantikan terpopuler tahun ini.

"Daya tarik aplikasi ini adalah pengguna bisa memamerkan hasil riasan untuk dibagi ke sesama pengguna,” tulis situs tersebut.

Google Akan Beli Saham Virgin Galactic

TEMPO.COMountain View - Keterlibatan Google dalam perlombaan ruang angkasa berlanjut. Menurut laporan Sky News, raksasa pencarian itu dalam "pembicaraan lanjutan" untuk membeli saham di Virgin Galactic, proyek pariwisata ruang angkasa ambisius yang didukung oleh miliarder Richard Branson.

Laporan itu menyebutkan Google akan menghabiskan US$ 30 juta (Rp 354 miliar) untuk saham minoritas di perusahaan itu, dan memasok "ratusan juta dolar" ke perusahaan patungan yang akan memberikan akses pada Google ke teknologi Virgin Galactic. "Investasi ini akan menghargai Virgin Galactic sekitar US$ 2 miliar (Rp 23,6 triliun)," bunyi laporan itu sebagaimana dikutip CNET, Kamis, 12 Juni 2014. 

Berita ini muncul setelah Google pada Selasa, 10 Juni 2014, mengumumkan telah mengakuisisi Skybox Imaging, sebuahstartup yang mengkhususkan diri dalam foto yang diambil oleh satelit, seharga US$ 500 juta (Rp 5,9 triliun). Adapun Google menyatakan akuisisi itu akan meningkatkan akurasi dari layanan Maps dengan gambar up-to-date berkualitas tinggi. Perusahaan itu juga menyebutkan rencana yang lebih ambisius yang berfokus pada peningkatan akses Internet. (Baca: Tahun Ini, Virgin Buka Trayek Luar Angkasa)

Menurut laporan tersebut, tambahan kekuatan dari investasi Virgin Galactic akan mendukung rencana Google untuk meluncurkan ratusan satelit ke orbit rendah di sekitar bumi. Google telah menyatukan bagian-bagian dari rencananya untuk memperluas akses Internet ke tempat-tempat yang kurang terakses. Perusahaan itu pada bulan April membeli pembuat drone Titan Aerospace untuk membantu Proyek Loon lebih lanjut. Perusahaan itu berinisiatif meluncurkan balon Wi-Fi pada lokasi tinggi. 

Google tidak sendirian dalam pencariannya untuk menggunakan teknologi udara guna memperluas jangkauan dan operasi bisnisnya. Perusahaan lain telah berinvestasi dalam rangka membuat lebih banyak orang online sebagai sarana untuk dapat menawarkan jasa kepada populasi yang lebih besar. (Baca: Bikin Balon Internet, Google Akuisisi Perusahaan Drone)

Facebook juga telah memfokuskan pada pengembangan drone dan satelit sebagai sarana untuk menyambung konektivitas Internet ke lebih banyak orang. Pada bulan Maret, perusahaan itu mengumumkan lab baru yang didedikasikan untuk mengembangkan teknologi itu. Upaya ini sejalan dengan misi CEO Mark Zuckerberg, Internet.org, yang bertujuan untuk membawa web itu kepada semua orang di dunia. Simak berita tekno lainnya di sini.

Mesin Penjernih Air ITB Go Internasional

TEMPO.COBekasi -Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, meresmikan produksi massal mesin penjernih air berteknologi membran di PT Yasunli Abadi Utama Plastik, Kawasan Industri MM2100 Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 12 Juni 2014. Penjernih air itu merupakan karya dosen yang juga peneliti dari Institut Teknologi Bandung, I Gede Wenten.

Menurut Menristek, upaya produksi massal tersebut merupakan intermediasi Business Innovation Center (BIC) Kementerian Riset dan Teknologi, yang mempertemukan ITB dengan PT Ifaria Gemilang (IFA) sebagai produsen penjernih air dengan teknologi terintegrasi yang dinamai 'Integrated Home Drinking Water Purifier Technology-Antibacterial Nano Particle Hollow-Fiber Membrane' tersebut. "Dalam satu jam perusahaan bisa memproduksi 60 unit penjernih air," kata dia. 

Terwujudnya proses alih teknologi antara akademisi atau inventor dengan industri yang bakal memproduksi massal ini membuktikan bahwa hasil karya teknologi Indonesia memiliki daya saing dengan teknologi luar negeri. Karya peneliti ITB itu juga mempunyai keunggulan yang sanggup bersaing di pasar. (Baca:Kelurahan di Jakarta Akan Dapat Penjernih Air)Menristek mengatakan, langkah tersebut dapat memacu terjadinya kolaborasi inovasi lainnya antara industri dan akademisi melalui dukungan pemerintah atau yang biasa disebut kolaborasi academics-businees-government (ABG). "Kami sangat mendukung kolaborasi ini, demi percepatan proses komersialisasi hasil invensi menjadi karya inovasi nasional."

Minggu, 29 Juni 2014

Powerbeats2: Earphone Nirkabel Pertama dari Beats

TEKNOUP.COM - Akhir Mei lalu, produsen headphone populer Beats resmi diakuisisi oleh Apple dengan nilai $3 miliar atau sekitar Rp 34,8 triliun. Kesepakatan akuisisi tersebut meliputi bisnis headphone dan layanan streaming audio Beats yang belum lama diluncurkan. Founder Beats, Jimmy Iovine dan Dr. Dre juga akan bergabung bersama Apple. Apa kira-kira langkah pertama yang akan diterapkan oleh Beats?
Ternyata mereka merilis earphone nirkabel pertamanya, Powerbeats 2. Earphone nirkabel yang menggunakan Bluetooth, tentu saja. Ditujukan untuk para pecinta olahraga, bud earphone ini tahan air dan keringat. Dalam sekali pengisian daya, Anda bisa memutar lagu hingga 6 jam terus menerus.
Powerbeats2 juga menggunakan tombol untuk melompati sebuah trek lagu, serta tombol pengatur volume. Dilengkapi microphone, Anda bisa menjawab panggilan masuk dengan menggunakan perangkat ini. Powerbeats2 dibanderol 199.95 dolar AS (Rp. 2,365 juta).

Jumat, 27 Juni 2014

Pertumbuhan Pengguna Twitter Mulai Melambat

TEKNOUP.COM - Judul di atas bukan berarti jumlah pengguna Twitter berkurang. Faktanya jejaring sosial mikro blogging ini masih tumbuh, namun sudah melambat dibandingkan beberapa tahun belakangan. Penurunan juga terjadi untuk pengguna bulanan aktif seluruh dunia.
Penurunan terjadi secara cepat, jadi Twitter bisa dibilang telah mencapai puncaknya. Tiga tahun ini, pertumbuhan terbaik adalah 140 persen, namun di kuartal 4 di tahun 2013 lalu hanya 40 persen saja. Pertumbuhan yang masih pesat sebetulnya, ini mencerminkan Twitter telah ''dewasa''. Di dalam satu titik sebuah jejaring sosial pasti akan menurun, meski pengguna aktif bulanan Twitter hanya 241 juta akun, dibanding Facebook yang mencapai lebih dari 1 miliar akun.
Jadi, apakah Anda masih suka berkicau di Twitter? Atau sudah mulai bosan dan beralih ke jejaring sosial lain?

Sabtu, 21 Juni 2014

Bocoran Apple iPhone 6 Terbaru Bandingkan Layar 4,7 Inci dan 5,5 Inci

TEKNOUP.COM - Dengan semakin dekatnya waktu perilisan, bocoran mengenai iPhone terbaru juga terus bermunculan. Sejauh ini telah diketahui akan adanya dua versi iPhone 6 yaitu dengan layar 4,7 inci dan 5,5 inci, dan nampaknya rumor tersebut benar adanya jika melihat munculnya bocoran kedua model iPhone 6 tersebut beberapa waktu yang lalu.
Bocoran terbaru ini menampilkan iPhone 6 dalam dua variasi layar yang diletakkan berdampingan. Keduanya terlihat mirip dan sangat tipis, dengan desain mirip iPad mini yang memiliki sudut tidak tajam. Terlihat bahwa tombol pengunci iPhone sekarang tidak lagi di bagian atas namun di sisi kanan dekat dengan tombol pengatur suara sehingga lebih mudah dikunci dengan menggunakan jari jempol. Selain itu antenanya diubah dengan selarik plastik yang tidak mendominasi sehingga tampilan logam aluminiumnya masih menonjol. Lampu kilatnya juga diubah menjadi satu buah yang lebih sederhana dengan bentuk bulan.
Bocoran Apple iPhone 6 Terbaru Bandingkan Layar 4,7 Inci dan 5,5 Inci News Gallery
Apple iPhone 6 model 4,7 inci-nya terlihat memiliki bezel yang cukup tebal sementara model 5,5 inci memakai bezel yang sangat tipis. Varian warnanya juga sama dengan model terdahulu yaitu hitam, putih, dan keemasan.
Bocoran gambar ini berasal dari sumber yang pernah terbukti kebenarannya di masa lalu yaitu Sonny Dickson. Sonny Dickson berasal dari Australia dan pernah merilis gambar-gambar iPhone 5s dan 5c yang belum dirilis saat itu. Apakah kali ini bocoran tersebut akan kembali terbukti benar?
via Phone Arena, 9to5Mac